Dani-Craf Kasongan Bantul Jogja

Dani Craf Kasongan

Mengenal dekat managemen perusahaan online dilakukan peserta Program Reskilling Upsklilling Pusat Belajar SMK N 6 Surakarta kelas Digital Marketing, dengan mengunjungi salah satu perusahaan Dani Craf yang berlokasi di Kasongan Bantul Yogyakarta.

Danang sebagai pemilik usaha ini menerima kami dengan sambutan yang sangat akrab. Dani Craf termasuk salah satu perusahaan online yang peduli untuk membimbing siswa SMK yang berasal dari wilayah Jogya, Jawa Tengah juga wilayah lain yang ada di seluruh Indonesia.

Dani Craf mulai dijalankan semenjak tahun 2007 Pasca terjadinya bencana gempa di wilayah Yogyakarta waktu itu, disaat belum banyak pelaku usaha yang masuk ke bisnis menggunakan piranti internet yang sekarang dikenal sebagai digital marketing. Bakat bisnis dan kesukaan bermain menggunakan komputer telah mengantarkan Dani Craf sebagai peusahaan yang bisa tumbuh dan berkembang hingga saat ini.

Mengelola usaha souvenir, undangan pernikahan dan segala keperluannya menjadi fokus usaha Dani Craf. Dengan jumlah karyawan 20 an dengan jumlah item produk lebih dari 5.000 item, menjadikan Dani Craf sebagai perusahaan yang cukup besar untuk usaha yang ada di wilayah kasongan. Pandemi Covid 19 memberi dampak yang cukup besar yang berdampak pada menurunnya omset penjualan  hingga 70%. Perubahan bisnis dilakukan disaat pesanan souvenir pernikahan menurun tajam dengan menjual berbagai aneka kemasan produk,  Alhamdulillah secara perlahan, kondisi saat ini menjadi lebih baik dan bisnis sudah mulai tumbuh kembali.

Secara garis besar aktivitas yang dilakukan dalam perusahaan yang dipimpin Danang terbagi dalam 3 bagian pokok :

Promosi, kegiatannya meliputi pembuatan konten dan artikel baik untuk website maupun media sosial. Bagian inilah yang banyak dipercayakan kepada siswa SMK saat mereka praktik magang disini. Dengan pendampingan dari Danang secara langsung, siswa bisa mendapatkan bekal bagaimana membuat konten yang baik dan memilih kata kunci untuk menyasar calon konsumen secara organik.

Pelayanan Pelanggan, bagian ini membutuhkan keahlian khusus utamanya teknik berkomunikasi yang baik. Kunci dari bisnis apapun terlebih bisnis online adalah pelayanan yang baik. Beberapa kendala yang dialami ketika siswa SMK ditempatkan di bagian ini, kurang komunikatif dan kurang memiliki tanggung jawab. Misal ketika ada calon konsumen yang menanyakan stok barang yang akan di pesan, tanpa konfirmasi kepada bagian stok, mereka dengan mudahnya bilang jika stok sedang kosong. Hal ini menjadikan ketidak bermanfaatan promosi melalui konten yang sudah dibangun tidak memiliki arti. Hal inilah yang menjadikan danang untuk tidak banyak menempatkan siswa magang pada bagian pelayanan pelanggan.

Bagian ekspedisi, bagian ini bertugas menyiapkan pesanan konsumen untuk secepatnya dikirim. Bagian ini bertanggung jawab untuk memastikan barang disiapkan sesuai pesanan dikirim tepat waktu.

Bekal yang sangat berharga untuk dapat mengenal lebih dekat dengan kompetensi Digital Marketing langsung dari Pelaku Usaha sebagai bekal awal implementasi dalam pembelajaran SMK Bisnis Daring dan potensi pengembangan kelas kerjasama Digital Marketing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Current ye@r *